Refleksi
Merayakan Indonesia yang Belum Selesai
Setiap Agustus, merah putih kembali memenuhi ruang-ruang kehidupan.
Tentang Melepaskan yang Paling Dekat
Idul Adha selalu datang dengan suasana yang berbeda.
Essay
Mengapa Beragama Hari Ini Berbeda? Membaca Charles Taylor di Zaman Modern
Dalam A Secular Age, Charles Taylor tidak sekadar bertanya mengapa agama menurun atau bertahan, tetapi mengajukan pertanyaan yang lebih mendasar:
Analisis
Homo Deus: Ketika Manusia Ingin Menjadi Lebih dari Manusia
Dalam Homo Deus, Yuval Noah Harari mengajukan sebuah pertanyaan yang terasa sederhana tetapi sebenarnya mengganggu: setelah manusia berhasil mengatasi banyak
Features
Riyanto dan Jalan Pulang ke Lereng Merbabu
Di lereng Gunung Merbabu, pagi sering datang bersama kabut yang turun perlahan dari punggung gunung. Rumah-rumah berdiri berjauhan, ladang sayur terbentang di sela jalan kecil, dan suara ayam bersahut dengan deru motor tua yang mulai bergerak ke pasar. Di tempat seperti itu, kehidupan berjalan tanpa banyak sorotan. Riyanto lahir dan
Partner With Us to Showcase your Brand to a Curated Audience
Get in Touch

TAUSIA lahir dari keyakinan bahwa di dunia yang bergerak cepat, manusia perlu ruang untuk berhenti, berpikir, dan menemukan makna. Di sini agama dipahami sebagai cara memandang hidup, ilmu direnungkan, bukan sekadar dikumpulkan. Kami menulis tentang iman, kehidupan, dan perubahan zaman agar menjadi teman merenung, bukan sekadar informasi di tengah hidup
Universitas Aisyiyah Yogyakarta, Jalan Pundung, Nogotirto, Gamping, Sleman Regency, Special Region of Yogyakarta, Java, 55592, Indonesia





























