Loading...
SejarahThe Lectures

Pengantar Filsafat

Sepanjang sejarah, ummat manusia selalu memproduksi pikiran-pikiran tentang diri dan alam semesta, bahkan menembus batas-batas imajinatif yang bisa diraba oleh indera manusia. Dialektika itu terekam melalui filsafat, karena filsafat merefleksikan pikiran manusia.

Pada perkembangannya, filsafat kemudian mendorong sebuah upaya yang sistematis tentang pikiran untuk menemukan sesuatu yang bisa disebut kebenaran. Oleh karena basis pengalaman manusia berbeda-beda, maka pengetahuan yang mereka peroleh juga berbeda-beda. Akibatnya, kebenaran yang mereka yakini pun berbeda-beda. Dalam filsafat, tak ada kebenaran yang berdimensi tunggal.

BACA JUGA:   Dialektika Akal dan Alam Semesta
Leave a Reply

Your email address will not be published.