Loading...
SosialThe Lectures

Sains dan Kebangkitan Islam

Sains dan teknologi merupakan salah satu pilar utama dalam peradaban modern. Penguasaan atas keduanya menjadi pendorong utama kemajuan peradaban suatu bangsa. Al-Quran secara futuristik sudah menegaskan bahwa Allah akan mengangkat derajat kaum yang berilmu, sebagaimana juga Dia mengangkat derajat orang-orang yang beriman (al-Quran, surah al-Mujadalah [58]: 11). Nah, ummat Islam memiliki potensi keduanya: iman dan ilmu, untuk mewujudkan amal saleh dalam peradaban maju.

Dalam globalisasi saat ini, semua bangsa di dunia terhubung satu sama lain. Hal ini meniscayakan kerjasama di antara bangsa-bangsa di dunia untuk meraih kemajuan bersama-sama: lintas-bangsa, lintas-iman, lintas-agama. Zaman sudah berubah, sudah tidak ada celah bagi kolonialisme dan imperialisme. Sementara itu, tidak ada suatu bangsa pun yang unggul dalam segala hal. Masing-masing bangsa memiliki keunggulan sendiri-sendiri. Al-Quran juga sudah menegaskan bahwa kedudukan semua bangsa di dunia ini sama atau sederajat, tidak ada yang lebih tinggi ataupun lebih rendah, baik laki-laki maupun perempuan (al-Quran, surah al-Hujurat [49]: 13). Oleh karena itu, kerjasama di antara bangsa-bangsa untuk mengembangkan sains dan teknologi menjadi keharusan untuk mengantisipasi berbagai masalah yang dihadapi ummat manusia: perang, krisis lingkungan, ledakan penduduk, kemiskinan, ketidakadilan, dan lain-lain.

Dalam 50 tahun yang akan datang, ummat Islam akan menjadi bangsa mayoritas di bumi ini. Pertumbuhan penduduk Muslim di Dunia Islam akan meningkat secara dramatis setelah 50 tahun yang akan datang. Oleh karena itu, ummat Islam harus mengambil peran sentral dalam sinergi di antara bangsa-bangsa itu, dengan iman, ilmu, dan amal.

 DAFTAR PUSTAKA
1.Deming, David (2010). Science and Technology in World History: Early Christianity, the Rise of Islam and the Middle Ages. Volume 2. North Carolina and London: McFarland & Company, Inc.
2.Iqbal, Muzaffar (2007). Science and Islam: Greenwood Guides to Science and Religion. Connecticut and London: Greenwood Press
3.McGinnis, Jon and David C. Reisman (2004). Interpreting Avicenna: Science and Philosophy in Medieval Islam. Proceedings of the Second Conference of the Avicenna Study Group. Boston and Leiden: Brill
4.Sardar, Ziauddin and Ehsan Masood (2006). How Do You Know?: Reading Ziauddin Sardar on Islam, Science and Cultural Relations. Pluto Press
5.Huff, Toby E. (2003) The Rise of Early Modern Science: Islam, China, and the West. Cambridge University Press
6.Nasr, Sayyed Hossein (2007). Science and Civilization in Islam. Kazi Publications
7.Hogendijk, Jan P. and Abdel Hamid Sabra (2003). The Enterprise of Science in Islam: New Perspectives. Dibner Institute Studies in the History of Science and Technology
8.Turner, Howard R. (1997). Science in Medieval Islam: an Illustrated Introduction. University of Texas Press
9.Masood, Ehsan (2008). Science and Islam: A History. Icon Books
10.Haroun, Nabil A. (2003). Why Islam Proofs of Modern Science. Dar An-Nashr for Universities
BACA JUGA:   Tafsir Saintifik: Manusia
5 comments
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *