Setiap tanggal 1 Mei, dunia memperingati sesuatu yang disebut May Day. Di banyak tempat, ia hadir dalam bentuk demonstrasi, spanduk, tuntutan, dan suara-suara yang ingin didengar. Tetapi di balik semua itu, saya sering merasa bahwa May Day menyimpan pertanyaan yang lebih sunyi: apa arti bekerja dalam kehidupan kita? Kita hidupContinue Reading

Dalam A Secular Age, Charles Taylor tidak sekadar bertanya mengapa agama menurun atau bertahan, tetapi mengajukan pertanyaan yang lebih mendasar: apa yang sebenarnya berubah dalam cara manusia beriman? Pertanyaan ini penting, karena sering kali kita mengira bahwa perubahan agama hanya soal jumlah—lebih banyak atau lebih sedikit orang beragama. Padahal yangContinue Reading

Dalam Distinction, Pierre Bourdieu mengajukan satu gagasan yang cukup mengubah cara kita melihat kehidupan sosial: bahwa selera, pilihan, dan gaya hidup bukan semata-mata ekspresi individual, tetapi juga berkaitan erat dengan posisi sosial. Apa yang kita sukai, bagaimana kita berbicara, bahkan apa yang kita anggap “baik” atau “bernilai,” sering kali mencerminkanContinue Reading

Dalam Discipline and Punish, Michel Foucault mengajukan satu pembacaan yang cukup mengubah cara kita memahami kekuasaan. Jika selama ini kekuasaan sering dibayangkan sebagai sesuatu yang represif—datang dari luar, memaksa, dan menghukum—Foucault menunjukkan bahwa dalam masyarakat modern, kekuasaan bekerja dengan cara yang jauh lebih halus. Ia tidak lagi selalu hadir dalamContinue Reading

Dalam The Power of Habit, Charles Duhigg mengajukan satu gagasan yang tampak sederhana tetapi memiliki implikasi luas: sebagian besar tindakan manusia bukanlah hasil keputusan sadar, melainkan hasil dari kebiasaan yang bekerja secara otomatis. Kita sering membayangkan diri sebagai makhluk yang terus memilih—memutuskan apa yang akan dilakukan, dipikirkan, dan dirasakan. NamunContinue Reading

Ada asumsi yang sering kita pegang tanpa banyak dipertanyakan: bahwa manusia berpikir secara rasional. Kita cenderung percaya bahwa keputusan yang kita ambil didasarkan pada pertimbangan yang logis, bahwa penilaian kita cukup objektif, dan bahwa pikiran kita bekerja secara konsisten. Namun melalui Thinking, Fast and Slow, Daniel Kahneman menunjukkan bahwa kenyataannyaContinue Reading

Ada satu kondisi yang sering luput dari perhatian dalam masyarakat modern: functional illiteracy. Secara sederhana, istilah ini merujuk pada kemampuan membaca dan menulis secara teknis, tetapi kesulitan memahami, mengolah, dan menggunakan informasi secara bermakna dalam kehidupan sehari-hari. Seseorang mungkin mampu membaca teks, mengikuti instruksi dasar, atau menulis kalimat sederhana. NamunContinue Reading

Page 1 of 46
1 2 3 4 5 6 46