Orientasi Perkuliahan: Kemanusiaan & Keimanan

men praying inside a dimly lit mosque

Mata kuliah Keimanan dan Kemanusiaan mengajak mahasiswa menelaah hubungan antara keyakinan, cara memandang manusia, dan tindakan sosial. Pembelajaran diawali dengan refleksi atas praktik keberagamaan, orientasi perkuliahan, kontrak dialog, serta pengenalan AIK Partisipatif dan Project Al-Ma’un. Melalui diskusi dan pengalaman nyata, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan keimanan yang kritis, etis, dan menjunjung martabat manusia.

The Faith and Humanity course invites students to examine how belief shapes the way people are understood and treated. The learning process begins with reflections on religious practice, course orientation, dialogue agreements, and an introduction to AIK Partisipatif and the Al-Ma’un Project. Through discussion and lived experience, students are expected to develop a thoughtful and ethical expression of faith that upholds human dignity.

28 Comments

  1. banyak diluaran sana yang tidak peduli yang terjadi di palestina karena mereka berfikir bahwa perbedaan agama tidak perlu dibantu

  2. perilaku dengan masyarakat sekitar contohnya seperti perkataan, perbuatan, dan dampaknya untuk lingkungan sekitar, memang sifatnya candaan tongkrongan tetapi seperti jika didengar oleh orang tua rasanya tidak etis saja

  3. Mubazir
    Membuang-buang makanan sisa atau berbelanja berlebihan sering kali dianggap sebagai masalah finansial pribadi.

  4. Persoalan kemanusiaan yang paling dekat dengan kehidupan saya selaku masyarakat setempat, tetapi jarang dipandang sebagai persoalan keimanan adalah contohnya ada kasus orang” yang kekurangan dan kelaparan yang tidak diberi bantuan oleh tetangganya yang mana padahal ia berkecukupan atau bahkan bisa disebut kaya, jadi kasusnya adalah seorang yang tidak mau berbagi dan memberi makan orang miskin walaupun itu adalah tetangganya sendiri yang kesusahan.

    1. Saya setuju, itu merupakan hal penting yg patut di sorot oleh agama

  5. perilaku dengan masyarakat sekitar contohnya seperti perkataan, perbuatan, dan candaan

  6. Kesehatan mental dan etika digital adalah dua persoalan kemanusiaan yang paling dekat dengan kehidupan modern saat ini, tetapi masih jarang dipandang sebagai bagian dari persoalan keimanan.

  7. Ucapan yg tidak baik

    Alasan: karna ucapan itu doa, kalo ucapan kita aja masih kotor gmn dgn iman kita

  8. Adalah kesehatan mental terhadap orang yg mengalami kecemasan dan depresi, gangguan kesehatan mental sering kali di anggap kurang ibadah atau lemah iman. Padahal, empati dan dukungan psikologis adalah wujud nyata dari kasih sayang sesama manusia yg di ajarkan dalam agama ini

    1. MasyaAllah saya sangat setuju terhadap persoalan satu ini

  9. Persoalan ini dekat dengan kehidupan mahasiswa karena banyak mahasiswa yang mengalami tekanan akademik, masalah pertemanan, atau kesulitan beradaptasi tetapi tidak selalu memiliki tempat untuk bercerita

  10. jawaban:

    etika digital dan cara kita berinteraksi di media sosial.

  11. Lonjakan kasus kesehatan mental, seperti kecemasan, depresi, dan kesepian kronis, kerap disikapi secara tidak tepat dengan hanya meminta penderita untuk lebih rajin beribadah.

  12. Kebiasaan menunda pembayaran utang atau hak orang lain demi menuruti gaya hidup. Alasannya masalah ini kerap dipandang sebatas urusan finansial atau kebebasan finansial pribadi, padahal berkaitan langsung dengan tanggung jawab moral. Keimanan mengajarkan komitmen terhadap janji, kejujuran dalam berinteraksi, serta penghargaan terhadap hak dan kesejahteraan orang lain.

  13. Persoalan yang dekat dengan kehidupan saya adalah sikap acuh terhadap orang lain. Misalnya, ketika melihat teman sedang kesulitan, dikucilkan, atau membutuhkan bantuan, kita terkadang memilih diam karena merasa itu bukan urusan kita. Hal ini sering dianggap hanya persoalan sosial, padahal kepedulian, empati, dan membantu sesama juga merupakan bagian dari keimanan.

  14. Seringnya orang berbicara kotor sehingga sudah sangat dianggap biasa tanpa ada kesadaran bahwasannyaa ada yg salah dari islam/iman mereka,,karna sering ibadah (shalat,baca quran)tapi tetep berbicara kotor..

    Persoalan ini sangat penting karna semakin biasa berbicara kotor maka semakin rendah kesadaran mereka bahwasannya ada yg salah dalam ibadah mereka..

  15. persoalan makan jangan mengecap/menimbulkan suara. Karena islam sendiri telah mengatur bagaimana tata cara makan yang baik dan benar, mengecap itu tidak diperkenankan karena hal itu dapat menganggu seseorang yang sedang bersama kita/sedang berpas-pasan dengan kita, dalam islam sendiri menjaga adab dan menghargai orang lain adalah salah satu akhlak yang mencerminkan keimanan seseorang, jadi makan dengan tidak mengecap adalah salah satu bentuk keimanan yang jarang di pandang oleh orang lain, orang lain hanyaa mengira hal ini sebagai adab dalam makan saja.

  16.  

    SOAL:
    Persoalan kemanusiaan apa yang paling dekat dengan kehidupan Anda, tetapi jarang dipandang sebagai persoalan keimanan? Tuliskan satu persoalan dan satu alasan mengapa persoalan itu penting.

    Persoalan: Sikap tidak peduli terhadap kesulitan orang di sekitar padahal mampu menolong

    Alasan:
    Persoalan ini sangat dekat karena setiap hari kita bertemu orang yang butuh bantuan — teman, tetangga, atau orang lain — namun sering mengabaikannya dengan alasan “bukan urusan saya”. Hal ini jarang dianggap berkaitan dengan keimanan, padahal dalam ajaran agama, menolong sesama adalah wujud nyata iman kepada Tuhan. Ketidakpedulian bukan sekadar sikap biasa, melainkan tanda bahwa iman belum sepenuhnya melekat di hati, karena keimanan yang benar pasti terwujud dalam kepedulian dan kasih terhadap sesama manusia.

     

  17. Persoaalan kemanusiaan yang kerap terabaikan oleh kita padahal itu bagian dari aspek penting dalam keimanan yaitu Rasa kepedulian terhadap sesama terkhusus di ranah kebersihan, hal itu sering kali kita dengar baik di media masa maupun real life tapi kita sering buang sampah di sembarang tempat kita tahu akan berbagai dampaknya namun seolah kita hidup sendiri dan nanti akan ada yang membersihkannya.

  18. Membuang sampah sembarangan karena dapat merusak lingkungan dan ekosistem

  19. Menurut saya, Apatisme sosial dan kurangnya empati terhadap kesehatan mental serta beban emosional sesama di lingkungan harian.

  20. sopan santun dalam berbicara dan bertindak

  21. “Kelelahan dan burn out yang dianggap biasa”
    Kita sering menganggap capek, cemas, mengabaikan istirahat itu cuma masalah produktivitas. Padahal menjaga tubuh dan akal adalah termasuk keimanan juga.kalau kita dzalim kepada diri sendiri, bagaimana bisa beribadah dengan baik?

  22. Persoalan kemanusiaan apa yang paling dekat dengan kehidupan Anda, tetapi jarang dipandang sebagai persoalan keimanan? ramah kepada orang yg bahkan blm saya kenal, contoh nya senyum dan sapa kpd org yg sudah saya kenal maupun blum, dan kalau pun saya belum mengenali nya, cukup dengan sapaan senyum atau sekedar menyapa kak/bu/pak/mas/mbak, dan menurut saya yg jarang dipandang sebagai persoalan keimanan karna mungkin beberapa orang menganggap nya itu cuma sekedar sapa ataupun senyuman biasa, dan tidak menganggap bahwa itu sebuah bentuk persoalan dalam keimanan.

  23. Menurut Saya,Apatisme sosial dan kurangnya empati terhadap kesehatan mental serta beban emosional sesama di lingkungan harian.

  24. Bagi saya Adalah saling menghormati,menghargai dan membantu sesama

  25. yaitu dengan menghargai hal hal kecil yang ada pada orang lain, baik itu sikap, prilaku, sebagai pelajaran untuk diri kita sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *