Saya semakin sering merasa bahwa dakwah dibicarakan terlalu cepat, sementara metodologinya jarang benar-benar dipikirkan. Kita sibuk bertanya apa yang harus disampaikan, tetapi jarang berhenti cukup lama untuk bertanya bagaimana cara kita memahami manusia yang kita ajak bicara. Metodologi dakwah sering dipahami sebagai teknik penyampaian: retorika, media, gaya bahasa. Padahal, sebelumContinue Reading

Ada jenis kelelahan yang tidak pernah benar-benar kita ceritakan. Ia tidak dramatis, tidak selalu disertai keluhan, dan jarang menemukan bahasa yang pantas. Kelelahan ini tidak muncul dari satu peristiwa besar, melainkan dari pengulangan kecil yang terus-menerus: bangun, bekerja, memenuhi peran, lalu mengulanginya lagi keesokan hari. Ia tidak membuat seseorang robohContinue Reading

Saya sering bertanya-tanya, apakah kita masih benar-benar berpikir ketika pengetahuan datang begitu cepat. Bukan dalam arti kurang cerdas, melainkan dalam arti kurang sempat diam. Kita hidup di masa ketika jawaban selalu tersedia, tetapi pertanyaan jarang diberi waktu untuk tumbuh. Mesin pencari, algoritma, dan ringkasan instan membuat pengetahuan terasa seperti sesuatuContinue Reading

Page 5 of 5
1 2 3 4 5