Tentang Memberi yang Perlu Batas
Ada kalanya kamu memberi terlalu cepat. Waktu, perhatian, tenaga—semuanya mengalir begitu saja, karena kamu tidak ingin mengecewakan siapa pun. Kamu terbiasa mengatakan “iya”, bahkan sebelum sempat bertanya pada diri sendiri apakah kamu sanggup. Memberi memang terdengar mulia. Tapi memberi tanpa batas sering berakhir melelahkan. Bukan karena orang lain selalu salah,Continue Reading








