Ada kebiasaan kecil yang jarang disadari: keinginan untuk segera menjawab. Saat seseorang bercerita, pikiran kita sudah menyusun respons. Saat kegelisahan muncul, kita buru-buru mencari penjelasan. Saat doa terasa sunyi, kita ingin kepastian secepatnya. Seolah diam terlalu berisiko, dan jeda terlalu mengancam. Saya menyadari kebiasaan itu ketika suatu hari merasa lelahContinue Reading

Ada jenis kelelahan yang tidak pernah benar-benar kita ceritakan. Ia tidak dramatis, tidak selalu disertai keluhan, dan jarang menemukan bahasa yang pantas. Kelelahan ini tidak muncul dari satu peristiwa besar, melainkan dari pengulangan kecil yang terus-menerus: bangun, bekerja, memenuhi peran, lalu mengulanginya lagi keesokan hari. Ia tidak membuat seseorang robohContinue Reading

Ada malam-malam tertentu yang terasa berbeda, meski sunyinya sama. Nisfu Sya’ban sering datang seperti itu—tidak selalu riuh, tidak selalu diperingati dengan cara yang sama, tetapi diam-diam mengundang kita untuk menoleh ke dalam. Bukan untuk menghitung amal, bukan untuk memastikan diri lebih baik dari orang lain, melainkan untuk bertanya dengan jujur:Continue Reading

Ada hari-hari ketika kamu bangun dengan rencana yang rapi, tapi semuanya berjalan setengah-setengah. Fokus mudah buyar, pekerjaan terasa berat, dan apa pun yang kamu lakukan seperti tidak pernah cukup. Pada hari seperti itu, wajar kalau kamu mulai menyalahkan diri sendiri. Tapi barangkali masalahnya bukan pada kemampuanmu, melainkan pada ekspektasi yangContinue Reading

Pukul sepuluh malam, dapur rumah kontrakan itu masih menyala. Lampu neon menggantung rendah, memantulkan bayangan sendok dan panci di dinding yang mulai mengelupas. Rina berdiri di depan kompor, mengaduk sayur bening yang sudah hampir dingin. Api dikecilkan sejak setengah jam lalu, tapi panci belum dipindahkan. Di ruang tengah, suara televisiContinue Reading

Page 21 of 38
1 … 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 … 38