Syawal: Setelah Riuh itu Pergi
Syawal datang dengan cara yang lebih sunyi. Jika Ramadlan terasa penuh dan Idul Fitri riuh dengan perjumpaan, maka Syawal hadir seperti ruang yang ditinggalkan—lebih lengang, lebih pelan, dan entah mengapa, lebih jujur. Takbir telah selesai. Tamu-tamu mulai berkurang. Meja makan kembali seperti biasa. Kehidupan perlahan kembali ke ritme semula. DanContinue Reading







