Ada satu kata yang sering kita ucapkan, tetapi jarang kita renungkan secara mendalam: akhlaq. Ia terdengar sederhana, bahkan klasik. Kita mengajarkannya kepada anak-anak, menyebutnya dalam khutbah, menuliskannya dalam visi lembaga. Namun justru karena terlalu sering disebut, ia mudah menjadi slogan. Saya mulai bertanya: apa sebenarnya akhlaq itu? Apakah ia sekadarContinue Reading

Saya sering merasa bahwa kata ideologi hari ini terdengar berat, bahkan mencurigakan. Ia diasosiasikan dengan kekakuan, polarisasi, atau fanatisme. Sebaliknya, kata pragmatisme terdengar lebih luwes, lebih realistis, lebih membumi. Dalam banyak percakapan publik, sikap pragmatis sering dipuji sebagai tanda kedewasaan: tidak terlalu ideologis, tidak terlalu kaku, yang penting bisa bekerjaContinue Reading

Di ruang kuliah itu, papan tulis tidak pernah benar-benar bersih. Ada sisa garis dari pertemuan sebelumnya—panah yang menghubungkan satu istilah dengan istilah lain, lingkaran yang mengitari kata “agama”, tanda tanya kecil di sudut kanan atas. Ketika M. Amin Abdullah masuk, ia tidak langsung menghapusnya. Ia menatapnya sejenak, seperti sedang membacaContinue Reading

Saya sering bertanya dalam diam: apa arti menjadi kader Muhammadiyah hari ini? Pertanyaan ini terdengar sederhana, tetapi ia membawa kita pada lapisan yang lebih dalam—tentang identitas, tentang komitmen, tentang arah gerakan di tengah dunia yang berubah cepat. Perkaderan selama ini dipahami sebagai jantung gerakan. Ia bukan sekadar proses administratif, bukanContinue Reading

Saya sering merasa bahwa tauhid terlalu sering dibicarakan sebagai konsep yang agung, tetapi jauh. Ia diajarkan sebagai fondasi iman, sebagai inti ajaran Islam, sebagai kalimat pertama yang diucapkan dan terakhir yang diharapkan. Namun dalam keseharian, terutama bagi anak-anak muda, tauhid kadang terdengar abstrak. Seolah ia hanya milik ruang teologi, bukanContinue Reading

Ada waktu ketika seseorang melakukan kesalahan, lalu dalam hitungan jam namanya hilang dari ruang publik. Unggahan lama diangkat kembali, potongan video disebarkan, dan keputusan diambil sebelum percakapan sempat terjadi. Kamu mungkin pernah ikut menyaksikannya. Atau mungkin tanpa sadar ikut menyebarkannya. Membatalkan seseorang terasa seperti bentuk ketegasan. Kamu ingin menunjukkan bahwaContinue Reading

Ada satu jenis kesunyian yang jarang dibicarakan secara terbuka: kesunyian laki-laki. Ia tidak selalu terlihat dalam statistik, tidak selalu terucap dalam forum, dan sering tersembunyi di balik ekspresi datar yang dianggap wajar. Kita terbiasa melihat laki-laki sebagai figur yang kuat, rasional, dan stabil. Namun di balik citra itu, ada kegamanganContinue Reading

Page 9 of 32
1 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 32