Tidak semua kehilangan datang dengan upacara perpisahan. Ada kehilangan yang tumbuh diam-diam, hidup bersama seseorang sejak kecil, dan tidak pernah benar-benar pergi. Fatherless sering kali berada di wilayah itu—kehadiran ayah yang absen, jauh, atau ada secara fisik tetapi tidak hadir secara emosional. Ia tidak selalu terlihat, tetapi pengaruhnya menetap. SayaContinue Reading

Teknologi yang kini hadir di genggaman kita sering tampak seperti sesuatu yang “sudah seharusnya ada”: kamera di ponsel yang menangkap wajah dengan presisi, algoritma yang merekomendasikan video berikutnya, peta digital yang menuntun kita menembus kota, layanan kesehatan yang makin terhubung dengan data, industri kimia yang membentuk material keseharian, hingga otomasiContinue Reading

Ada saatnya kamu merasa perlu menjelaskan segalanya. Pilihanmu, keputusanmu, bahkan diam-mu. Seolah-olah jika tidak diberi keterangan, orang lain berhak menilai sesuka hati. Pelan-pelan, menjelaskan diri berubah menjadi kebiasaan yang melelahkan. Padahal, tidak semua orang memang ingin memahami. Sebagian hanya ingin memastikan bahwa kamu sesuai dengan harapan mereka. Ketika kamu sibukContinue Reading

Ali Imron selalu datang dengan buku yang tidak sedang dibicarakan siapa pun. Kadang buku itu tentang kesehatan masyarakat, kadang tentang sosiologi pengetahuan, kadang tentang sesuatu yang tak langsung terbaca dari sampulnya. Ia meletakkannya di meja tanpa pengumuman, seperti benda yang kebetulan ikut terbawa. Percakapan lalu dimulai dari hal lain, danContinue Reading

Ada rasa yang selalu datang menjelang Ramadlan, bahkan sebelum hilal dicari atau pengumuman disampaikan. Ia bukan kegembiraan yang meledak-ledak, melainkan semacam getar halus di dalam dada. Seperti seseorang yang tahu akan bertemu tamu penting, tetapi belum sepenuhnya siap menyambutnya. Ada harap, ada rindu, dan ada kegelisahan kecil yang sulit dijelaskan.Continue Reading

Page 13 of 32
1 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 32